| WORKSHOP DAN EXPO KIR SMAN 12 JAKARTA |
|
|
|
| Ditulis oleh vilia |
| Senin, 15 Maret 2010 08:23 |
|
Workshop dan expo KIR ini dilaksanakan pada 20 Februari 2010. Kegiatan ini berlangsung selama 6 jam,mulai dari jam 07.00 WIB sampai jam 13.00 WIB di SMAN 12 Jakarta. Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi dan guru-guru SMP maupun SMA di Jakarta khususnya wilayah Jakarta Timur. Latar belakang diadakannya workshop dan expo KIR ini adalah melimpahnya sampah baik sampah yang terlihat maupun sampah yang tidak terlihat di lingkungan hidup kita.
Keberadaan sampah yang begitu melimpah ini menimbulkan berbagai pemikiran bagaimana mengurangi jumlah sampah yang ada di muka bumi? dan juga bagaimana mengolah sampah menjadi barang yang berguna? Oleh sebab itu, OSIS SMAN 12 Jakarta masa bakti 2009-2010 bersama ekstrakurikuler KIR SMAN 12 Jakarta bekerjasama mengadakan kegiatan positif semacam ini. Kegiatan ini tentunya bertujuan agar pelajar sebagai komponen dari masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam bentuk kerja nyata untuk mengolah sampah menjadi barang berguna.
Disamping itu, kegiatan ini juga bertujuan mempromosikan SMAN 12 Jakarta di kalangan pelajar SMP. Kegiatan ini diisi oleh 4 orang narasumber dari Suku Dinas Kota Administrasi Jakarta Timur, Kementerian Kehutanan, Bank Dunia, dan Wakil Kepala SMAN 12 Jakarta yang menyampaikan materi tentang permasalahan lingkungan antara lain tentang global warming dan cara-cara mendaur ulang sampah. Selain itu, siswa-siswi SMAN 12 Jakarta juga turut mempersembahkan beberapa hiburan kepada seluruh peserta yaitu tari tradisional saman, akustik, dan band clock up yang merupakan salah satu band kebanggaan SMAN 12 Jakarta. Di akhir acara, seluruh peserta dipersilahkan melihat pameran dan peragaan barang-barang hasil daur ulang.
Sampah yang digunakan sebagai bahan untuk didaur ulang adalah sampah plastik, sampah kertas, dan kain perca serta sampah organik seperti sampah dapur dan sampah dedaunan yang diolah menjadi pupuk kompos. Sampah-sampah yang didaur ulang tersebut, selain memiliki nilai guna, juga memiliki nilai ekonomis dan nilai estetis. Secara keseluruhan, acara ini berjalan lancar, bermanfaat dan tentunya sangat menarik.
|
| Terakhir Diperbaharui: Senin, 15 Maret 2010 10:31 |















